Thursday, January 31, 2013
Dahlan Antusias Merpati Ambil Rute Batavia
JAKARTA - Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat memutuskan maskapai Batavia Air pailit karena tidak mampu membayarkan utang senilai USD4,68 juta. Karenanya, Batavia Air dilarang beroperasi mulai hari ini.
Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, tertarik untuk mengambil rute Batavia. Namun ketertarikannya tersebut belum didukung oleh jumlah pesawat yang dimiliki perusahaan penerbangan BUMN.
"Pesawat belum tentu ada, kan untuk mendatangkan pesawat enggak mudah," kata Dahlan, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Dahlan mengatakan, maskapai seperti Merpati lebih cocok untuk mengambil rute Batavia. Namun, pesawat yang dimiliki Merpati sangat terbatas meski saat ini tengah diupayakan pemesanan pesawat baru. "Bagi Merpati baik. Pesawat baru tidak bisa besok pagi pesawatnya langsung datang," tukas dia.
Sekadar informasi, Majelis hakim PN Jakpus memutuskan pihak International Lease Finance Corporation (ILFC), yang mengajukan tuntutan dengan nomor 77/Pailit/2011/PN.Niaga.Jkt.Pst menang dalam gugatan.
Diketahui, Batavia air terlibat kasus utang kreditur, dan dalam tiga tahun terakhir Batavia Air tidak mendapatkan "hak" sebagai angkutan haji yang menyebabkan beban utang kreditur menjadi sangat tinggi. Selanjutnya, mulai 31 Januari 2013 mulai pukul 00.00 WIB, maskapai penerbangan tersebut pailit dan tidak boleh beroperasi.
*) source: http://economy.okezone.com/read/2013/01/31/320/754405/dahlan-antusias-merpati-ambil-rute-batavia


